Mencari Jalan menuju Masjid Kubah Emas Depok

Ada satu hal yang saya impikan kalau sudah di Depok nanti, keinginan yang belum terlaksana ketika 4 kali berkunjung ke Depok kemarin :) _paling tidak, kesempatan nanti akan lebih lapang_
Keinginan itu adalah berkunjung ke Masjid Dian Al Mahri atau masjid Kubah Emas Depok, sebenarnya apa yang membuat saya punya impian kesana ?? Hmmm kalau ditanya begituan saya jadi susah ngejawabnya, tapi yang pasti saya memang punya impian untuk mengunjunginya, semoga Allah memberi kesempatan berkali-kali nantinya , aamiin.

Yang pasti masjid ini luar biasa, kalau dilihat dari segi fisik bangunanya (kubahnya aja dari emas asli lo), maka kita pasti akan langsung terkagum-kagum. Akhirnya saya sempatin searching di internet untuk mencari jalan menuju kesana :)

Nah akhirnya dapat petunjuk jalan menuju kesana , jadi kalau saya nanti tinggal di deket stasiun pocin, maka saya tinggal naik kereta aja ke stasiun depok baru (deket banget) atau naik angkot ke terminal depok kali ya ??? (ni masih g tau juga heheh) dari sana trus naik angkot D-03 (depok-parung) minta turunin di “pertigaan parung bingung”,. dari situ bisa naik angkot, naik ojek, atau jalan kaki, udah ga jauh (kubahnya udah keliatan). Nah…sepertinya emang deket kok :)

Setelah mencari jalan menuju kesana, saya juga mencari profil masjidnya , dari salah satu blog http://sofyanhadi.wordpress.com/2007/08/20/masjid-kubah-emas-masjid-dian-al-mahri-depok/ saya jadi tau bahwa :

1. Yang istimewa dari Masjid ini adalah kubahnya yang berlapis emas, konon dari buku buletin yang dijual di pintu masuk masjid ini, emas yang dipakai adalah emas 24 karat dari itali. Sungguh luar biasa indah kubah dari masjid ini.

2. Pintunya dipisah untuk laki-laki dan perempuan (bagi saya gak masalah, toh saya pergi dengan erlisa nanti hehehe)

3. Anak-anak dibawah 7 tahun dilarang masuk (loh ??? …….) ternyata alasannya adalah untuk menjaga kebersihan dan kekhusukan ibadah di dalam (sebenarnya peraturan ini mengundang banyak pertanyaan , saya juga heran, baru tau ada masjid dengan aturan seperti ini, logis atau tidak yang pasti masyarakat juga harus belajar menanamkan kecintaan pada Rumah Allah sejak dari anak-anak kan ? jadi menurut saya pribadi sih, kalau memang si anak bisa dikendalikan ya sebenarnya tidak masalah, terlepas dari itu saya juga tidak masalah nantinya , toh saya gak akan bawa anak nantinya hehehe)

4. Selain itu untuk masuk ke dalam masjid, diwajibkan memakai pakaian yang menutup aurat, sehingga kalau berkunjung kesana khususnya kaum hawa harus mengenakan jilbab. Bertamu ke Rumah Allah, menghormati yang punya rumah dengan menampilkan diri dengan sebaik-baik busana muslimah :)

5. Alas kaki/sendal harus dititipkan ke bagian penitipan, dan tidak boleh ditinggal diluar. Hal inilah yang membuat pada jam-jam sholat, tempat penitipan alas kaki ini jadi sangat berjubel. Dan perlu diingat juga bahwa pada siang hari, halaman luar masjid/lantai depan masjid sangat panas, sehingga pihak pengurus masjid memberikan karpet plastik untuk mengurangi panasnya lantai halaman masjid.

6. Pengunjung dilarang menginjak rumput yang ada di taman sekitar mesjid. Buat pengunjung yang ingin berteduh dan sekerar beristirahat, di seberang masjid ada ruang serbaguna yang disediakan. Biasanya para pengunjung menggelar tikar di ruang serba guna ini sambil menikmati keindahan masjid ini. Masjid ini selain berfungsi sebagai tempat ibadah juga ternyata menjadi tempat wisata rohani karena keindahan arsitekturnya.

Masjid Dian Al Mahri ini diresmikan pada tanggal 31 Desember 2006 bertepatan dengan pelaksanaan sholat Idul Adha 1427 H oleh pendirinya Ibu Hj Dian Juriah Maimun Al Rasyid dan Bapak Drs H. Maimun Al Rasyid. Masjid ini juga disebut sebagai Masjid Kubah Emas, sesuai namanya masjid ini memang menggunakan material emas dengan 3 teknik pemasangan : pertama, serbuk emas (prada) yang terpasang di mahkota/pilar, kedua gold plating yang terdapat pada lampu gantung, ralling tangga mezanin, pagar mezanin, ornament kaligrafi kalimat tasbih di pucuk langit-langit kubah dan ornament dekoratif diatas mimbar mihrab, yang ketiga gold mozaik solid yang terdapat di kubah utama dan kubah menara.

Masjid dengan luas 8000m2 ini berdiri diatas tanag seluas 70 Hektar, dan merupakan bagian dari konsep pengembangan sebuah kawasan terpadu yang diberi nama Kawasan Islamic Center Dian Al-Mahri.
Masjid ini mampu menampung 15.000 jamaah untuk pelaksanaan sholat dan 20.000 jamaah untuk pelaksanaan majelis taklim.

Ruang utama masjid berukuran 45×57 meter yang bisa menampung 8.000 jamaah.
Masjid ini memiliki 6 minaret berbentuk segi enam yang tingginya masing-masing 40 meter. Ke 6 minaret ini dibalut granit abu-abu dari itali dengan ornamen yang melingkar. Pada puncak minaret terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat.

Kubah masjid ini mengacu kubah yang digunakan masjid-masjid Persia dan India dan dibalut dengan mozaik berlapis emas 24 karat yang materialnya didatangkan dari Itali. Pada langit-langit kubah terdapat lukisan langit yang warnanya dapat berubah sesuai warna langit pada waktu-waktu sholat. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan teknologi tata cahaya yang diprogram dengan bantuan komputer. (Artikel ini sebagian diambil dari Buletin Dian Al-Mahri Edisi 4 , Agustus 2007).

Hmm… semoga sampai disana nantinya (katanya ada jam buka-tutupnya ya ??? semoga tidak tutup kalau saya kesana), aamiin ….

About these ads

7 thoughts on “Mencari Jalan menuju Masjid Kubah Emas Depok

  1. iya datang pagi aja jam 9 an…miniatur masjid nabawi..ana dah pernah kesana…subhanalloh indah niss….tp jd sedih juga kl ingat salah satu tanda2 kiamat ” bermegah-megahan dalam membangun masjid”..

    • kalau dr stasiun depok bisa langsung naik D 03 , kalaw di stasiun nggak ada tinggal jalan ke terminal depok yg deket situ :)
      setelah naik D 03 dan turun di pertigaan parung bingun, nyebrang trus lanjut lg naek angkot ke masjid kubah emas, tp saya lupa angkot no berapa, biasanya supirnya teriak teriak :kubah emas…kubah emas….gitu hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s