Februari awal….2008

Ketika terperangkap di sebuah dusun dalam rangka pengabdian masyarakat saat profesi…….

Dusun ini sangat terpencil (tidak ada angkot, jalan masih berbatu dan berlubang gak jelas, gak ada sekolah, gak ada supermarket, gak ada mall ????$$$$@@@!!! He..he…),

Untuk kesana kami harus melewati jalan desa yang penuh dengan lubang (ngojek…), sawah di kanan kiri jalan kira-kira 2 kilometer hingga sampai di dusun paling ujung dari kecamatan Dau Malang, yang juga merupakan batas antara daerah Dau dan Batu. Yup….jalannya juga  sepi karena tidak ada rumah penduduk…sawah yang terbentang di sekitar jalan sekitar 2 km inilah yang memisahkan dusun satu dengan yang lain.

Sekolah ? jangan harap kita mendapati SD di dusun atas ini…para mujahid kecil  itu tiap hari berangkat jam 06.00 pagi dengan berjalan kaki agar sampai di sekolah tepat waktu(2 km lo…kayaknya lebih malah ), begitupun pulangnya…(wuih…kebayang gak sich kalau ujan deres, panas dan dan capeknya  ) so..teman-temnq…dan juga aku sendiri yang kadang mupeng dengan sliweran sepeda motor atau mobil, janganlah lagi kau memandang silau ke atas dengan segala kemewahan diniawi…namun tengoklah kebawah dengan kesederhanaan indah dan semangat membaja ini (bayangkan…2 km ditempuh dengan jalan kaki pulang dan pergi sekolah dan mereka tetap enjoy, dibuktikan dengan tidak adanya angka putus sekolah SD dengan alasan capek jalan kaki  )

Maka mereka adalah cermin betapa kesederhanaan dan kemauan yang keras tak akan mampu meluruhkan tekad menjadi orang pintar, maka bagi yang mendapat keberuntungaan merasakan bangku kuliah, jangan pernah menyerah…walau TA gak selesaai2…walau ujian khusus susul menyusul dan walau antum udah capek…percayalah bahwa SEMANGAT-LAH YANG TELAH MEMBAWA ANTUM SAMPAI DI TEMPAT INI, jadi never give up!

Maka hari dimana kalau antum berkesempatan melihat anak-anak ini, pastilah akan menjadi hari dimana anda akan bersyuur puluhan kali, alaupun tidak berkesenpatan maka just imagine…or antum dapat juga ngeliat anak-anak di perempatan lampu merah yang masih punya semangat untuk tetap melanjutkan sekolah, secara nasib…mereka tidaklah jauh berbeda……………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s