sick……sick……hospital

Di lorong yang ramai

Banyak yang dapat kita temui di lorong ini…ada wajah dokter yang terburu-buru dengan status paasien ditangan, ada co ass dan mahasiswa perawat yang hilir mudik membawa laporan (macam-amacam pula wajahnya, ada yang senang, ada yang susah bahkan ada juga yang tanpa ekspresi), ada tukang sampah dan petugas kebersihan yang mendorong gerobaknya berkeliling ruangan (membawa sampah medis dan non medis…di luar negeri masih ada gak ya kayak gini…), ibu2 yang membawa cucian hilir mudik, pasien yang tergolek lemah diatas brankart yang didorong petugas (macam-macam juga wajahnya…ada yang terbalut sebagian, ada meringis kesakitan, ada yang tidak sadar tapi yang pasti mereka telah mendapat peran baru di RS ini, sebagai orang sakit dengan gelar “pasien”), maka yang paling banyak ditemui selain petugas kesehatan yang banyak macamnya (bayangkan dalam satu rumh sakit pendidikan ini berukmpul berbagai macam tenaga kesehatan dengan peran yang berbeda, dokter dengan berbagai macam spesialisasi tugas belum lagi yang sudah jdi dokter, PPDS, co-ass ataupun clerk, perawat juga begitu, dari yang perawat beneran (pegawai RS maksudnya) sampai perawat belajar (kami yang S1 dan dari D3 dari berbagai macam daerah asal). Jumlahnya ratusan hilir mudik di lorong ini, kemudian petugas administrasi yang jumlahnya juga tak alah banyak, serta tenaga kebersihan yang terspesialisasi juga dalam berbagai jurusan he2 …mulai dari clening lantai, cleaning baju, cleaning alat-alat medis dan cleaning-cleaning lainnya, satpam yang hilir mudik mengamankan lingungan juga ada…pokoknya Rumah Sakit ini suangat ramai dengn berbgai macam orang setiap harinya, kalau bisa dibilang GAK ADA MATINYA LAH he2)

Di setiap pagi aku menemukan seluruh keluarga duduk di tikar lantai Rumah Sakit, entah sudah berapa lama mereka disana, sudah berapa malam mereka tidur disana atau sudah berapa kali mereka diusir dari sana oleh petugas ketertiban karena memang gak boleh tidur disana…tapi bagaimana lagi, dalam budaya rakyt Indonesia, kekeluargaannya sangat kental, ketika salah satu anggota keluarga sakit, maka tidak afdhol rasanya kalau ada yang tidak ikut serta menunggui, walhasil karena ruangan hanya diperuntukkan untuk pasien maka keluarga yang lain duduk, tidur, berdiri dan berjejer di lorong rumah sakit dan bisa dipstikan bahwa biaya tinggal di RS sangat mahal……bagaimana tidak, walaupun sebenarnya si sakit dibebaskan dari biaya pengobatan dan kamar dengan adanya GAKIN, tetep saja mereka harus membayar mahal, bukan untuk biaya si sakit, tapi yang banyak mengurangi pendanaan adalah biaya hidup keluarga yang menunggui yang segitu banyaknya….tragis memang, tempt dimana banyak orang kesushan, malah harga2 baraang dan makanan disna 2 kali lipat tingginya dibandingkan di luar,

maka saudara-saudara …… sepertinya do’a untuk si sakit lebih penting daripada harus beramai-ramai menjenguk, ntar malah bikin rame dan bikin pusing pasien yang lain he2…..

cerita dilorong…yang saat pulang akhir malam dari jaga sore ternyata serem juga.

2 thoughts on “sick……sick……hospital

  1. ahahaha
    ga cuma bikin pusing pasien, yg kerja juga :p

    dimana2 sama ya, ga di RS, di bandara, sing penting ngumpul!

    tapi lumayan lah kalo pas jaga malem masih ada yg ngeramein, daripada sepi, ngantuk T_T’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s