Saat Semua Terasa Begitu Sulit…

Hidup mengajarkan kita untuk bertahan, berprinsip, berpendapat, lalu berbagi… dan masih banyak lagi hal-hal baru dalam hidup yang kita dapatkan seiring berjalannya waktu dan tanpa harus dibatasi usia… Ada saat tertentu kita berpikir bahwa  sendiri itu lebih baik, karena kita dapat mandiri, simple, dan sederhana dalam menghadapi hidup dan kehidupan. Tetapi kemudian dengan berjalannya waktu, pemikiran itupun sedikit demi sedikit bergeser sesuai dengan problematika yang kita hadapi dalam kehidupan… Maka kitapun kemudian merumuskan pemikiran baru bahwa pemikiran dua orang itu lebih baik daripada pemikiran seorang diri…

Tidaklah heran jika kemudian kita memiliki “teman dekat” untuk dapat berpikir, berpendapat, dan berbagi… Ternyata, teman dekat saja tidaklah cukup.. Ada rasa yang kemudian tidak hanya dapat dibagi dengan teman dekat… Ada saat ketika kita pengen mendapatkan rasa kasih dan sayang melebihi sahabat… Ada saat kita pengen mendapatkan perhatian yang utuh… Ada saat kita pengen selalu ada untuk seseorang… Melengkapi kekurangannya sekaligus menambal kekurangan kita… Yang tidak kita dapatkan dari teman dekat… Berbagi semua hal tanpa ada batasan, tanpa ada kata “privasi”… Tidak ada keraguan saat bersamanya… Tidak merasa minder saat didekatnya.. Tidak harus menjadi dan memaksa menjadi yang terbaik… Tidak selalu menjadi sosok yang bijaksana, terutama saat kita lemah dan membutuhkan orang lain yang menggantikan posisi kita tanpa kita merasa malu menunjukkan kelemahan kita… Seseorang yang hanya untuk kita… Menguatkan kita, saat kita merasa lemah untuk menegakkan aturan…

Mungkin emang benar yang kita butuhkan adalah seorang pasangan, belahan jiwa, Soulmate…

(tapi … Siapa yang maw nambah???? gag sanggup neerusin…)

2 thoughts on “Saat Semua Terasa Begitu Sulit…

  1. Saat kita terhimpit oleh kerasnya jalan dakwah dan cobaan dialah yang selalu mengucapkan “Sabar Maz/Dik Allah bersama kita”. saat kita kekurangan dia yang selalu mengucapkan “Sabar maz/dik aku menerima kamu apa adanya”. dialah yang dicipatakan dari tulang rusuk kita ato kita yang diciptakan dari tulang rusuknya. saat mata dan badan lelah oleh dahsyatnya badai cobaan dia sang plipur lara. S’moga kita mendapatkan apa yang kita idamkan, kepada Allah jualah kita berharap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s