Maafkan bila aku mengeluh

Hari ini, kulihat seorang gadis yang sangat cantik, kulitnya putih dan wajahnya sangat mnyenngkan untuk dipandang. Aku ingin secantik dia. Tiba-tiba ia menggerakkan kedua tangannya untuk mengatakan sesuatu pada temannya, bahasa isyarat dan gumaman yang tidak jelas, aku sadar …….ia bisu….

Oh Tuhan, maafkan aku bila aku selalu mengeluh, aku bisa bicara dengan baik dan menyanyi……

Dan ketika ia melihatku, ia tersenyum, senyumnya sangat manis.

Aku pulang dari kantor, kulihat seorang bapak berjalan sambil menjinjing dipan untuk dijual keliling kampung.Keringat membasahi seluruh tubuhnya sedangkan beban itu entah kapan berkurang……..

Oh Tuhan, maafkan aku bila aku selalu mengeluh. Aku punya pekerjaan yang tak perlu menghabiskan banyak tenaga fisik tiap hari, ku punya motor untuk mengantarku kemana saja aku ingin pergi.

Disawah aku melihat ibu-ibu terbungkuk-bunguk menanam padi di tengah terik matahari, bajunya penuh dengan lumpur.

Oh Tuhan maafkan aku, aku terlalu banyak mengeluh. Aku punya pekerjaan yang membuat aku tetap rapi dan bersih seperti ketika berangkat tadi.

Aku melihat anak kecil duduk di tangga sebuah rumah yang besar, ibunya kemudian keluar dan mendorong kursi rodanya masuk.

Oh Tuhan maafkan aku bila selalu mengeluh. Aku punya dua kaki untuk berjalan sendiri. Aku punya rumah mungil untuk berlindung dari panasnya mtahari dan dinginnya malam hari.

Dengan mulut yang bisa bernyanyi, mata yang bisa melihat, telinga yang bisa mendengar, kaki yang bisa membawaku kemana aku ingin pergi…………….oh Tuhan maafkan aku bila selalu mengeluh .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s