tentang kita….

BUS BERIKUTNYA

(ada tulisan di atas judul ini di halaman bukunya……bunyinya ”tentang hakekat pasangan hidup” J bikin penasaran untuk dibaca selanjutnya ,

Ketahuilah cinta itu ibarat orang menunggu bus, ketika bus datang, kau mengamatinya dan berkata dalam hati ”oooh….penuh sekali, sebaiknya kutunggu bus yang lain”

Kau biarkan bus itu pergi dan menunggu bus berikutnya. Saat bus yang kedua datang kau mengamatinya dan berkata ”oooohh…bus ini sudah sangat tua…butuh banyak perbaikan ” dan kau putuskan untuk tidak menaikinya.

Sejenak kemudian bus berikutnya datang , bus itu tidak penuh dan tidak tua. Setelah kau amati kau berkata ” ooh..tidak, busnya tidak ber-AC, sebaiknya ku tunggu bus yang lain”

Lagi-lagi kau memilih membiarkannya pergi tanpa menaikinya. Hari mulai petang, langit mulai gelap, kau menjadi panik, akhirnya kau terpaksa melompat kedalam bus yang datang berikutnya. Setelah bus berjalan, kau baru sadar bahwa bus itu penuh, tua, tidak ber-AC dan parahnya kau salah jurusan !!!! (arrrrrrgggghhhhhh….)

Kau membuang waktu dan uangmu untuk sesuatu yang kau idamkan, namum belum pasti kau dapatkan. Sesungguhnya, mesipun kau mungkin berhasi mendapatkan bus yang bagus dan ber-AC, kau tidak bisa menjamin bahwa bus itu nantinya tidak akan mogok atau bisa saja AC-nya terlalu dingin untukmu

Atau…..tunggu!!! mungkin kau juga pernah mengalami hal ini, kau melihat bus yang datang (bus that u want surely…) kau pun segera melambaikan tanganmu. Tapi apa yang terjadi..WUSSS……sang supir ngebut melewatimu dan mengabaikan lambaianmu. Kaupun segera sadar bahwa bis itu tidak diperuntukkan untukmu.

Jadi…memilih mana bus yang akan kau naiki, semuanya tergantung padamu sendiri !!!

Bila kau belum dapat mengambil keputusan maka JALANLAH…..KEEP MOVING FORWARD…………jalan mungkin berarti kau masih belum mendapatkan apa yang kau inginkan, tapi sisi baiknya adalah kau bisa memilih mana bus yang ingin kau naiki.

Kadang-kadang…………..lebih baik kau pilih bus yang kau sudah biasa menaikinya atau kau telah kenal dengan supirnya( he..he..he…) daripada kau pertaruhkan hidupmu pada bus yang sama sekali asing bagimu. TAPI……hidup ini menjadi kurang mengasyikan apabila kita tak berani mengambil resiko untuk meraih apa yang telah kita idamkan.

So…..keep in your way, the way that Allah give a promise, u will get the best if u be some one with label ”best”

Khusus tentang cerita ini membawa kesan tersendiri bagi kami saat membahasnya bareng (sayang waktu itu Cuma ber-3 minus 2, lebih jelasnya kami yang benar2 berstatus lajangers he..he….)

Kalimat pembuka yang jadi preambule pokok bahasan ini adalah tentang berita gembira salah satu sahabat kami semasa SMA yang telah menemukan ”someone” dalam hidupnya untuk diajak bersama-sama dalam sebuah perjalanan cinta, sahabatku ini adalah salah satu orang yang telah melalui tidak hanya sekali berada dalam halte untuk menunggu bus yang diinginkannya, tiap kali bus datang, dia mencoba untuk menilai kelayakan apakah ini banar-benar aman untuknya dalam menempuh perjalanan panjang nanti, dan tidak hanya sekali, namun telah berkali-kali sampai akhirnya dia mendapatkan bus yang tepat tidak lama sebelum ini.

Barangkali aneh kalau dilihat dengan seksama, sahabatku adalah seorang wanita yang tidak dipungkiri memiliki kedalaman perasaan khusus ketika bersentuhan dengan masalah seperti ini, jadi bagaimana dia mengatasi perasaanya tiap kali dia tidak jadi menikah dengan cowok yang berproses dengannya, dan kemudian berproses dengan cowok lain, tidak adakah kenangan yang membuat dia  patah hati ketika dihadapkan pada kegagalan ???

Ketika ditanya dia menjawab sudah pasti, karena itulah resikonya, tapi….kalau kau memang patah hati, maka berilah waktu untuk dirimu sendiri merasakannya mungkin dalam waktu satu tahun ” lanjutnya.

” Hah…satu tahun ???lama banget !!!”,

”ya itu pilihan, satu tahun emang lama, jadi kau sendiri yang memutuskan untuk tetap terpuruk di satu halte tanpa peduli dan memperhatikan bahwa bus yang datang berikutnya mungkin yang tepat untukmu, jadi kalau kau selalu menyesali yang sudah pergi, maka perhatianmu akan teralihkan hingga kau tidak sempat melihat bus berikutnya yang exactly diperuntukkan untukmu dan sesuai dengan tujuanmu!”

Sampai disini kami pun sadar bahwa mungkin Allah akan mengambil satu hal yang kau anggap baik tapi menurutNya bukan yang terbaik untukmu, dan DIA sudah menyediakan yang terbaik menurutNya untukmu bukan yang terbaik menurutmu………dan berapa lama kau akan terus menyesali sesuatu yang telah berlalu hanya kau sendiri yang dapat memutuskan !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s