Beda Laki-laki dan Perempuan (:D)

Membaca status seorang teman pagi ini di facebook, dia mengutip kata-kata di buku Asma Nadia (kayaknya buku “catatan hati seorang istri” deh hehehe), isinya ”jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat seorang laki-laki bertahan dengan satu perempuan”, daaaan kebetulan kemarin diposting note mengenai “hanya satu kelemahan wanita” daaaaaan pagi ini pula deadline diskusi di salah satu koran berbicara mengenai “kebanggaan dilahirkan sebagai seorang perempuan”……..eng …ing…eng…..hari apa ini ya hehehe

Memang tiga topik diatas membicarakan hal yang berbeda, yang satu mengenai keunikan seorang perempuan dalam hal kesetiaan yang mungkin jarang dimiliki oleh laki-laki (tp kenyataannya tdk semua laki-laki tidak setia kok😀 ), sementara yang lainnya lebih membahas tentang “betapa istimewanya Tuhan menciptakan wanita” sehingga wanita tidak boleh menyesal dilahirkan sebagai wanita , eits….kenapa sampai pula pada pembahasan “menyesal” segala dilahirkan sebagai wanita ?????

Tiap jaman membawa sejarah tersendiri mengenai cerita seorang wanita, wanita digambarkan mempunyai kekuatan tersembunyi yang bahkan bisa membuat seorang laki-laki kuat Julius Caesar berseteru dengan kongsinya gara-gara Cleopatra,   kita juga tahu  kisah Hawa yang dinilai telah membuat Adam tergelincir memakan buah Khuldi hingga dimigrasi dari Syurga adalah karena bujuk rayu Hawa, kisah menyejarah Nabi Yusuf yang dipenjara karena godaan Zulaikha, kisah istri Nabi Nuh dan Luth yang berkhianat terhadap suaminya, atau bahkan sekarang yang lagi heboh adalah kasus Gayus yang juga katanya melakukan korupsi karena tuntutan istrinya “minta ini minta itu”

Namun sejarah juga mencatat kisah kepehlawanan dan ketegaran wanita-wanita penghulu Syurga, diantaranya Asiyah permaisuri Fir’aun, Siti Hajar ibunda Ismail, Khadijah, Aisyah, Fathimah Az-Zahra, Cut Nyak Dien, R.A Kartini, Dewi Sartika, dan banyak lagi dalam peran yang berbeda

Sejarah sekali lagi mencatat pula bagaimana penghinaan atau perlakuan tak sepadan yang diterima oleh para wanita, masa jahiliah adalah masa terkelam bagi kelahiran bayi-bayi perempuan ; karena malu diberi anak perempuan maka para ayah rela mengubur anak-anak perempuan mereka; dalam kisah-kisah sejarah juga dicatat bahwa seorang puteri kerajaan akan menjadi “duta perdamaian” atau “sesuatu yang dipialakan” oleh para pangeran atau ksatria untuk menikahinya, anak perempuan juga menjadi “alat pembayaran hutang”  kepada rentenir, atau bahkan kisah para TKW sekarang yang bagaikan “makan buah simalakama” tak kerja makan apa tapi bekerja dengan resiko menderita di negeri orang.

Hmmmm……..bangga dilahirkan menjadi seorang wanita mungkin adalah topik yang sangat penting untuk membangkitkan kembali semangat perempuan , kembali menyadarkan bahwa Tuhan memang menciptakan kita mnejadi insan yang luar biasa, karenaaaa………………dibalik kesuksesan seorang laki-laki ada kiprah seorang wanita, (kayaknya  juga berlaku sebaliknya :D )

Then…apa bedanya laki-laki dan perempuan ??? secara fisik memang berbeda, secara pemikiran juga ada yang berbeda……….nah apa itu…….dalam buku Men Are From Mars Women Are From Venus dapat disimpulkan bahwa laki-laki dan perempuan berasal dari planet yang berbeda hahahaha (gak ding…..:D), maksudnya adalah dalam hal prinsip dan pengungkapan perasaan, maka laki-laki dan perempuan memiliki cara yang berbeda, kalau gak dipahami maka kecenderungan menimbulkan konflik, nah ini sedikit dari buku tersebut

point pertama :

Dikatakan bahwa laki-laki akan bertindak berdasarkan rasional tapi perempuan akan lebih bertindak dan berpikir lebih kepada emosional, tapiiiii bukan berarti laki-laki gak punya sisi emosional dan sebaliknya. Hanya saja laki-laki memang lebih kuat pada segi rasionalnya daripada menggunakan sisi emosionalnya ketika memecahkan masalah. Kalau dipikir-pikir……iya, biasanya begitu hehehe

point kedua

dalam menghadapi masalah, seorang laki-laki akan menarik diri dan memusatkan perhatian apabila menghadapi masalah, sedangkan perempuan akan cenderung membicarakan masalahnya. Zona kenyamanan ini berbeda satu sama lain, bila menghadapi masalah maka laki-laki akan fokus cenderung menarik diri untuk menyelesaikan masalah, sedang perempuan lebih nyaman untuk membicarakan masalahnya, jadiiiii………jangan heran kalau kadang dalam masalah ini gak nyambung sama sekali dalam komunikasi hehehe

point ketiga

ini sih gak dari buku diatas, cuman melihat wacana bahwa perempuan lebih suka melihat sesuatu secara lebih mendetail sedangkan laki-laki cenderung nggak, contohnya…….seorang perempuan sangat mungkin hafal no hp pasangannya, coba kalau laki-laki…(kayaknya sih cuman sedikit yang begitu :D), ini juga kasus mengenai tanggal lahir, seorang wanita akan sangat ingat tanggal spesial pasangannya, tapi kadang laki-laki meremehkan hal ini jadi saat istri ingin diperhatikan dengan ucapan selamat ultah eh….si suami malah gak mudheng kalau hari ini ultahnya istri (huuuf………)

point keempat

laki-laki ketika ada masalah mereka cenderung untuk melepaskan diri dari keramaian (istilahnya menyepi dalam goa mereka) sedangkan perempuan cenderung ingin diperhatikan dan ditemani saat ada masalah (that’s unique ^_^)

point kelima dst…..(mungkin ada yang mau menambah ???)

Keunikan kita sebenarnya ada pada perbedaan yang kita miliki, dan itulah yang membuat laki-laki dan perempuan tepat sebagai pasangan yang saling mengisi satu sama lain ………:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s