Kita tak pernah ditakdirkan cukup miskin……

Pagi itu seorang tetangga mengetuk pintu rumah, dengan ramah dia mengangsurkan seplastik penuh jeruk nipis pada ibu ” ini bu, kebetulan buahnya banyak, bisa buat tambahan kalau masak ” katanya.

Sambil tersenyum ibu mengucapkan terima kasih dan bertanya “banyak ya ??? kok gak dijual aja ?, kan sekarang lagi mahal di pasar ?”

Dengan tersenyum sang tetangga mulia menjawab ” ah gak usah bu, saya ini orang miskin, kalau bukan jeruk ini yang saya sedekahkan, saya bisa sedekah apa lagi ?”

Subhanallah………tetangga saya memang orang yang kurang mampu secara finansial , pekerjaannya adalah tukang becak dengan penghasilan yang tidak pasti, dan kadang tidak cukup sehingga harus pinjam sana sini untuk membayar biaya sekolah anaknya di SMA, tapi hal ini tidak menyurutkan tekadnya untuk tetap bersedekah dengan apa yang dimiliki.

Sedekah……..bukan otoritas milik orang kaya dan berpunya, bahkan mereka yang miskin papa pun masih bisa menyisihkan sedikit apa yang dia punya untuk bersedekah……………kita tak pernah ditakdirkan cukup miskin untuk tidak bisa bersedekah………..

2 thoughts on “Kita tak pernah ditakdirkan cukup miskin……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s