Dongeng ……….

Di sebuah bilik gelap di salah satu rumah penduduk negeri antah
berantah, terdengar sayup-saayup suara kakek yang sedang mendongengi cucunya sebuah kisah pengantar tidur

“pada jaman
dahulu…ada dua buah kerajaan yang aman dan makmur, keduanya hidup
dengan damai, tidak pernah mereka berselisih paham karena memang
dua-duanya dianugerahi Allah tanah yang kaya dan kehidupan sejahtera,
tapi ada perbedaan yang mencolok pada tabiat kedua raja penguasa
negeri, Raja negeri A sangat baik dan perhatian pada kehidupan
rakyatnya, beliau adalah contoh raja yang dihormati dan disayang oleh
rakyatnya, dan kalaupun ada orang yang ingin mencelakakan raja mereka
maka seluruh rakyat akan beersatu padu dalam satu komando untuk
menggagalkan upaya itu,
Lain halnya dengan raja negeri B, karena
dimanjakan oleh kedua orangtuanya sejak muda, dia sangat terbiasa
hidup mewah dan berfoya-foya tanpa memikirkan kesejahteraan dan
kelangsungan hidup rakyatnya, maka rakyat pun sangat membenci raja
lalim ini.

Nah…pada
suatu hari ada wabah ganas yang menyerang kedua negeri bertetangga
ini, sudah banyak korban yang meninggal karena memang wabah ini belum ditemukan obatnya, tak ketinggalan karena raja juga manusia…maka Raja negeri A
dan B terserang wabah mematikan tersebut, tidak terhitung banyaknya
daya dan upaya telah dilakukan untuk menyembuhkan para raja ini,
namun penyakit ini tidak kunjung sembuh malah semakin lama semakin
parah. Sampai akhirnya tersiar kabar ada seorang pertapa di kaki
gunung C yang sanggup menyembuhkan penyakit itu, Tidak membuang
waktu…para utusan raja menemui pertapa tersebut untuk meminta obat,
sang pertapa kemudian mengatakan bahwa penyakit raja hanya dapt
disembuhkan dengan memakan sejenis ikan yang hidup di laut D dan
hanya muncul saat bulan purnama. Mendengar hal ini maka para utusan
raja datang ke laut D mencoba mencari ikan yang dimaksud sang
pertapa.

Singkat cerita
Allah memudahkan para utusan raja B untuk dapat menangkap ikan
tersebut, dan setelah memkan ikan itu sang raja-pun sembuh dari
penyakitnya. Lain halnya dengan utusan raja A, mereka terlambat
datang ke laut D dan gagal mendaptkan ikan ajaib tersebut, karena
kondisi penyakitnya yang parah dan tak kunjung mendapatkan obat, maka meninggallah raja baik hati ini.
Kepergiannya membuat seluruh rakyat berkabung dan mengeluarkan air
mata”

“Loh kek…kok
raja baik malah meninggal? Kenapa Allah tidak adil” cucunya
bertanya

Maka
sang kakek-pun menjawab “cucuku…adil di mata manusia sangatlah
beda dengan apa yang dianggap adil oleh Allah, adil bagi manusia
hanyalah menurut kacamata dunia saja, sedangkan apa yang dianggap
baik oleh manusia mungkin tidak baik sesungguhnya di mata Allah.
Allah berkenan memanggil raja A yang baik hati itu dengan cara
diserang penyakit parah agar semua dosa-dosanya dihapus karena
kesabarannya dalam menjalani ujian penyakit itu, sehingga dia
menghadap Allah dengan jiwa yang bersih tanpa dosa dan Allah akan
menempatkannya di Surga. Adapun Allah menyembuhkan raja lalim itu
agar kelak ketika dia meninggal Allah dapat memberikan balasan yang
setimpal dengan perbuatannya tanpa merasa berhutang pahala atas
kebaikan-kebaikan yang mungkin dia perbuat selama kehidupannya,
karena sesungguhnya Allah telah membayar kebaikannya dengan seluruh
kenikmatan yang dia peroleh selama hidup di dunia. Maka
cucuku…seandainya kau mendapat kenikmatan dari Allah janganlah lupa
untuk bersyukur dan selalu berdoa agar terhindar dari kekufuran
disebabkan nikmat itu, karena sesungguhnya manusi amat mudah untuk
berpaling ketika berada dalam kenikmatan dunia, sedangkan bila engkau
ditimpa ujian maka barsabarlah karena sesungguhnya Allah ingin
menyucikan hatimu dengan kesabaranmu dalam menghadapi ujian itu “

‘Terima
kasih kek……insya Allah nasehat kakek
akan saya ingat, jangan lupa doakan saya juga ya kek”

Diambil
dari sebuah buku tentang kumpulan nasehat berharga dengan penulisan
apa adanya coz gak ingat gimana teks dan jalan ceritanya, yang
penting isi dan hikmahnya nyampe oyi!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s