Berpikir sederhana………

Malam itu kuhabiskan dengan nonton tv plus buku “Mari Bicara” di tangan (sumpah..gak nyambung, tontonannya serial comedy, lha bukunya let’s talk-nya 100 kisah nyata ibu2 yang ngirim di produk teh celup hehehe)
Nonton The Cosby’s Show, drama comedy keluarga Amerika tahun 80’an, cerita keluarga yang menarik🙂
alhasil bukunya sedikit dilalaikan
****
malam itu dr Huxtable sang kepala rumah tangga baru pulang dari kliniknya, d ruang tamu tampak olivia (5 tahun mungkin) sang cucu sedang asyik mewarnai.
“halo…apa yang sedang kau lakukan?” tanya dr Huxtable
“sedang mewarnai, bagaimana kabar kakek ?? apakah banyak bayi yang lahir hari ini ?” tanya olivia sambil memeluk kakeknya
“ya……(dialog lengkapnya lupa, intinya sang kakek menjelaskan bahwa hari ini tidak ada bayi yang lahir, tapi kalaupun ada yang beramai-ramai datang, maka sang kakek akan dengan sigap menyambut para bayi itu😀 )
” OH…..aku ingin punya anak sembilan ” kata olivia
” sembilan ??? ” kakeknya pasang tampang aneh ( dr Huxtable sudah yang mesudah rasakan pusingnya punya anak 4 mungkin berkata dalam hati “oooohh kau belum merasakan bagaimana jadinya kalau kedua tanganmu, kedua kakimu, dan kepalamu digelayuti anak-anak kecil berjumlah 9 orang hahaha)
“ iya, sembilan…perempuan semua” olivia menegaskan
“perempuan ??? 9 anak perempuan ???? “ kakeknya melongo
“kenapa harus perempuan semua? “ tanya kakeknya
“ karena anak laki-laki menyebalkan, mereka suka menarik-narik rambutku, bermuka jelek seperti ini ……(olivia menunjukkan mimik muka jeleknya …………yang pasti jadi lucu :D)
“ Oh….terus akan kau beri nama siapa ?”
“ yang pertama olivia……….yang kedua olivia…….yang ketiga olivia………sampai yang kesembilan olivia”
“ ohhhhhh………….terus bagaimana kalau kau ingin memanggil salah satunya ? “
“ itu mudah, katakan saja, aku butuh satu olivia !!!!” jawab olivia yakin
“Jadi kalau kau butuh 3 orang anak untuk datang, kau akan memanggil dan berteriak “aku butuh 3 olivia sekarang !!!” kata kakeknya takjub
Hahahahahaha……………………….
Itu adalah hal yang sangat simpel yang dipirkan oleh anak2………
Padahal mungkin kalau aku jadi si kakek, maka aku akan berpikir rumit, memberi 9 anak dengan nama yang berbeda, memikirkan bahwa nanti mereka akan sekolah, membeli baju dst…dst…..
Padahal dari sisi olivia, anak kecil hanya memandang segala sesuatu dengan sangat sederhana, just simple !!!!
Mungkin kita harus berpikir sederhana kadang !!!
*******
Atau cerita ini :
Bagaimana memasukkan gajah dalam kulkas ???
Orang dewasa akan berpikir dengan sangat keras untuk mencari cara memasukkan gajah dalam kulkas, di pikiran mereka, akan terbayang sebuah kulkas yang sangat besarnya, hingga seukurangajah, belum lagi, bagaimana memaksa si gajah agar mau masuk kedalam kulkas, betapa repotnya…….
Sedangkan dalam pikiran anak-anak, mereka hanya akan menjawab seperti ini “ owh…itu mudah, pertama buka dulu pintu kulkasnya, kemudian masukkan deh gajahnya dalam kulkas !!!! “
Bagiamana orang dewasa ????? (pastinya kalau masih punya sudut pandang orang dewasa qt akan berpikir “haaaaaaaaaaaaah….kan gak mungkin semudah itu ????)😀
******
Sekali lagi gak semua harus dipikir dengan rumit kan ????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s