Buku Saya adalah Bagian Dunia Saya

Meskipun saya sangat hobi membaca, koleksi buku saya sebenarnya biasa saja, gak banyak-banyak amat, seringnya saya cuman minjam, dan biasanya kalau meminjam buku bisa langsung dibaca sampai tamat, lah kalau punya sendiri kadang malah g ada kesempatan buat membaca (alasannya nanti aja, atau kapan-kapan saja, kan punya sendiri :D), nah salah satu kelemahan saya adalah saya bukan orang yang bisa mengarsip dengan baik, saya tidak tahu berepa jumlah buku yang saya punya, saya tidak tahu judulnya apa saja, malah kadang saya tidak tahu kalau buku saya sedang dipinjam (seringnya kaget kalau ada temen yang mengembalikan …loh kami minjem ya ?? kapan ??? _dengan wajah o’on_ ) , akhirnya bisa ditebak, mungkin ada beberapa buku saya yang raib karena sang peminjam ataupun yang dipinjam sama-sama gak tahu kalau tuh buku dalam status peminjaman😀

Tapi dari semua buku saya, yang mayoritas novel (saya lebih suka membaca cerita daripada membaca referensi terlebih buku pelajaran hehehe), ada beberapa yang saya suka, sehingga gak mungkin lupa kalau lagi dipinjam, bahkan saya akan sangat rajin menagih kalau belum dikembalikan , beberapa diantaranya adalah :
1. Bukunya Andrea Hirata (tetralogi laskar pelangi saya beli bajakan hiks…..tapi akhirnya saya tuker dg yang asli, dan Padang bulan) …. buku2 andrea hirata saya temukan (baca: membaca) dengan tidak sengaja, awalnya temen saya promosi buku ini bagus banget, tapi melihat dari penampakannya saya agak tidak tertarik, temen saya sampe maksa2 buat minjemin nih buku (alasannya temen saya suka banget cerita buku yang abis dia baca, paling kesel kalao yang diajak baca gak nyambung, gak tau kenapa dia suka sekali kalau bercerita ke saya hehehe), akhirnya saya baca dengan berat hati _soalnya waktu itu saya lagi profesi, dan tugas2 menumpuk tiap hari_, akhirnya ke-2 buku lainnya (yg maryamah karpov blm keluar waktu itu) saya baca dengan maksa2 dia minjemin buku ke saya😀, saya bangga punya buku ini di rumah hehehe
2. Bukunya Salim A. Fillah (hampir semuanya ada, yang ga ada ya …nikmatnya pacaran sebelum pernikahan), alasan kenapa suka buku2 akh Salim adalah saya suka gaya bahasa dan bercerita beliau, mengutip kata salah seorang pembacanya yang selalu ada di cover (gerombolan kata ricuh, menunggu dihampiri jari jemari cerdik Salim A Fillah, menjadi bagian-bagian kalimatnya yang bernyanyi) cocok sekali, saya suka bahasanya yang bernyanyi, bercerita dengan tidak membosankan (seringkali membuat saya merenung, dan sadar _dari pingsan ??? gak lah :D_), Apalagi yang Dalam Dekapan Ukhuwah, salah satu favorit saya, ada buku yang gak sengaja kebeli juga karena provokasi temen saya yang mengacung-acungkan 2 jempol di depan saya sambil bilang bagus (plus kedip-kedip mata waktu itu) , judulnya yang Baarakallah, dst…..(sebenernya beum saya baca ampe tamat hehehe)
3. Ainun dan Habibie ….Buku yang ditulis pak Habibie ini isinya keren banget, banyak pelajaran berharga yang bisa diambil, ada juga pernah saya bahas sebelumnya😀
4. Bukunya Tere Liye (yang ini baru saya tahu …. tapi memang bagus-bagus isinya, meskipun saya belum tahu semua)
5. Bukunya Teh Pipiet Senja dan Butet😀
6. Bukunya mbak Asma Nadia
7. Bukunya mbak Afifah Afra (saya suka dengan settingan masa lampau, karena saya suka sejarah dan apapun yang berbau-bau ancient gitu hehehe….)
8. Bukunya Raditya Dika juga😀 (kenalannya sama buku ini juga gak sengaja, dapat dari kosan temen, itupun niat awalnya cuman liat, abis itu eh keterusan, cuman punya 1 bukunya yang Marmut Merah Jambu, tapi sering ngeliat blognya buat ngakak-ngakak kalao lagi stress :D)
9. Buku-buku lainnya sih banyak, misal Brunner n Suddarth dengan Medical Surgical Nursing-nya, Perry Potter dengan Fundamental Of Nursingnya hehehe

Buku – buku lainnya yang gak kesebut bukan berarti gak suka (lah ngapain beli kalau gak suka :D), tapi yang udah kesebut memang yang paling sering dibaca meskipun sudah tahu isinya (gak bosen kalau membaca lagi ), misal lainnya tuh Selimut Debu-nya bang Agustinus _ini saya suka karena petualangan banget_, Negeri Van Oranje, Pengantin baru dan sketsa-nya mbak ari Nur dsb…dsb….

Nah…sbenernya bagusnya kalau bikin perpustakaan pribadi yang tertata rapi, masih ide tapi belum diwujudkan, mungkin bisa bermanfaat untuk yang lain, ini adalah ide-ide pengelolaan perpustakaan pribadi :
1. Sampul yang rapi buku yang baru dibeli segera _jangan keburu dibaca dulu_
2. Kasih identitas _bisa dari kertas dengan print-print-an nama, nomor buku (bs berdasarkan jumlah koleksi, tahun/bulan beli), no telp (sangat perlu kalau buku anda ditemukan orang di jalan atau ngilang😀
3. Catat di buku inventaris (bisa jadi lembar kendali dan kontrol buku yang anda miliki)
4. Simpan di tempat yang tidak lembab (agar buku tidak mudah rusak) , kalau di almari beri kapur barus agar tidak disambangi serangga, kalau perlu ada ruangan khusus dan tempat khusus untuk koleksi buku ini , kalau mau taruh di ruang tamu biar tamu kita tahu kalau tuan rumahnya suka baca hahaha (bukan, maksudnya biar tetangga juga bisa membaca, membudayakan gemar membaca dimulai dari lingkungan kita bukan ?? )
5. Cara penyusunan buku, lebih baik kalau dklasifikasikan menurut tema misal, referensi kesehatan, referensi agama, referensi ekonomi dsb, atau novel menurut pengarang, ini juga bisa menjadi dasar penomoran koleksi, terus ditaruh di rak / kotak yang berbeda, ada baiknya raknya juga diberi label.
6. Jangan lupa mencatat buku keluar yang dipinjem di buku catatan khusus, kan ini inventaris😀

Oke….ini impian saya nanti, punya perpustakaan pribadi sendiri ….aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s