Inilah Takdir Indah Yang Bernama Jodoh ….

Salah satu teman dekat saya akan menikah, bagi beberapa orang ini adalah kabar  biasa. Fase yang wajar dilewati oleh tiap orang. Namun, bagi saya kabar ini adalah kabar yang luar biasa. Kisahnya boleh jadi bukanlah kisah novel yang dramatis atau mengharu biru. Tapi sekali lagi bagi saya ini adalah kabar luar biasa.

Teman saya adalah wanita yang memasuki usia 26  tahun, usia yang membuat para wanita cemas ketika moment pernikahan belum pasti datangnya. Pun ketika dia pertama kali menyampaikan kabar bahagianya, saya juga masih terpesona pada takdirnya.

Subhanallah …….  Sungguh  Allah Maha Penyayang Terhadap HambaNya, saya merasa dia adalah wanita yang diberikan ketabahan, keteguhan hati dan kebaikan jiwa luar biasa, dan disandingkan dengan pria yang InsyaAllah juga luar biasa.

Pria yang akan menjadi suaminya dikenalkan oleh guru ngaji teman saya, pria yang sholeh insyaAllah, sudah bekerja(meskipun bukan dengan penghasilan yang wah menurut orang lain) dan jelas mempunyai kemampuan untuk menikah. Dalam segi usia, pria ini satu tahun di bawah usia teman saya. Dalam segi pendidikan, pria ini juga (entahlah…kata apa yang tepat untuk menceritakannya) lulusan SMA, teman saya ???? sedang menmpuh S2 di PTN Bandung. Inilah yang membuat kawan saya ragu ketika pertama kali akan memulai proses, namun setelah istikharah panjang dan doa yang tak putus, maka apakah pantas baginya untuk mencari pilihan lain yang terbaik selain apa yang dipilihkan Allah untuknya ?. Proses-pun berlanjut dan Alhamdulillah pihak keluarga sang wanita tak mempermasalahkan jenjang pendidikan maupun pekerjaan sang pria. Sungguh ketika Allah telah memutuskan, maka tak akan ada seorangpun yang bisa mencegahnya.

Saya kagum terhadap ayah dan ibu mereka, teman saya notabene adalah anak tunggal. Biasanya orang tua akan mematok standart luar biasa untuk calon menantu satu-satunya, apalagi kalau dilihat background pendidikan dan pekerjaan anak mereka (teman saya adalah dosen salah satu PTS di Jatim). Inilah Ridho Allah, yang mengalir dalam Ridho kedua orang tua.

 

Saya juga kagum terhadap sang pria, menurut saya dia adalah pria yang berani dan bertanggung jawab. Ah….meskipun saya juga tak berhak mengukur keberanian seorang pria hanya dari satu sisi saja. Namun, saya pribadi sering melihat dan bertemu para pria yang nota bene amat takut tersaingi oleh istrinya dalam segala hal, sehingga belum mulai proses-pun, ketika tahu sang wanita berpendidikan lebih tinggi, mereka akan mundur dengan teratur. Saya selalu ingat bagaimana tanggapan beberapa orang ketika saya memutuskan untuk kuliah lagi, saat saya belum menikah. Semakin tinggi pendidikan seorang wanita, ditambah lagi dengan bertambahnya usia, maka akan semakin sulit baginya untuk menemukan pendamping hidup. Dan saya memang menmukan fakta ini beberapa kali. Bagi saya keberanian teman saya dan calon suaminya untuk berkomitmen merupakan hal yang luar biasa. Sang pria tak pernah takut akan anggapan apapun dari orang lain, bukankah niat yang tulus dan ridho Allah adalah segalanya.

 

Rasa was-was yang seringkali membebani pikiran teman saya adalah merupakan hal yang wajar, dalam pandangan orang lain, perbedaan umur (apalagi lebih tua sang mempelai wanita) akan menjadi perbincangan. Dalam hal pendidikan, kedua pihak juga harus sama-sama meneguhkan hati, bisa saja teman saya tidak mempermasalahkan, namun apabila sang suami nantinya tak tahan terhadap pandangan orang lain, bisa jadi ini akan merusak kaharmonisan biduk rumah tangga nantinya.

Bagaimanapun ketika dua jiwa telah sama-sama menyepakati, segala hal yang akan terjadi akan lebih mudah untuk dilewati.

 

 

Semoga …………..

2 thoughts on “Inilah Takdir Indah Yang Bernama Jodoh ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s