MTGW live ^^d

Mario Teguh Super Note
KEINDAHAN BAGI JIWA BAIK YANG CINTANYA DINISTAI

Bagimu, jiwa baik yang cintanya dinistai,

langit ini runtuh, bumi ini gelap, laut mendidih, udara serasa pekat berjelaga, dan air serasa pasir, …

tapi sesungguhnya engkau terluka bukanlah oleh rasa kehilangan orang yang kau cintai; tapi karena rasa terhina, terbuang, tersia-siakan, dan dirampoknya rasa berhak untuk hidup dengan baik.

Pengkhianatan cinta tidak mencabik orang itu darimu, tapi merusak rasa hormat dirimu.

Engkau dibuatnya merasa tak berguna, tak bernilai, tak pantas dihargai, dan tak dipertimbangkan dalam mengalihkan perhatiannya kepada orang lain yang belum tentu sebaik dirimu.

Engkau dibuat bertanya-tanya dalam kesendirianmu mengenai apa yang memantaskanmu bagi perlakuan senista ini.

Memang …,

Pengkhianatan cinta adalah penghinaan terkejam kepada rasa hormatmu kepada dirimu sendiri.

Itu yang menjadikanmu geram dan ingin melihatnya meregang terpanggang api neraka, dan terlantar antara pingsan dan mati di belantara penuh duri dan racun .

Ooh … betapa dendam itu mentenagai malam-malam panjang yang berselang-seling antara tangis dan rencana pembalasan dendam.

Tapi …, karena kebaikan jiwamu – engkau tahu, engkau tak mungkin berlaku kejam bahkan kepada orang yang mengejamimu, … alih-alih engkau melunglai lemah dalam keinginan untuk lari dan menghilang dari kesadaranmu, agar engkau lupa betapa rendahnya engkau diperlakukan.

……..

Adikku, yang hatinya baik, yang berhak bagi setulus-tulusnya cinta dari belahan jiwamu yang sejati, dengarlah ini ya?

Saat di mana engkau merasa kehilangan dirimu adalah saat yang paling tepat untuk membangun dirimu yang baru, yang lebih damai karena kekuatannya, dan yang lebih kuat karena keikhlasannya.

Engkau yang kehilangan dirimu, harus bersyukur, karena engkau bisa membangun dirimu yang baru, tanpa direpoti oleh sisa-sisa sikap dan kebiasaan buruk pada dirimu yang lama.

Ini adalah saat di mana engkau harus mendekatkan dirimu kepada Tuhan, kepada orang tua dan mereka yang nasehatnya telah kau abaikan, dan kepada diri sejatimu yang telah sesungguhnya memberitahumu bahwa engkau akan terluka.

Sekarang … tenangkanlah dirimu, damaikanlah hatimu, lapangkanlah nafasmu … diamlah sebentar … diamlah … sampai engkau mendengar kesunyian di dalam hatimu …

Hmm … mudah-mudahan sekarang benderang bagimu bahwa sesungguhnya luka hatimu karena pembuangan oleh orang yang tak tahu diri itu, adalah sesungguhnya cara Tuhan untuk mendekatkan dirimu kepada dirimu sendiri.

Pengkhianatan itu indah – bagimu yang mengerti, bahwa engkau sedang dipisahkan dari orang yang akan hanya lebih melukaimu di masa depan.

Sekarang, dalam nalarmu yang lebih mengerti, tetapkanlah berapa banyak waktu yang masih kau butuhkan untuk bersedih dan berlemah-lemah dalam acara mengasihani dirimu sendiri yang sesungguhnya sangat gengsi dan benci dikasihani oleh orang lain.

Setelah itu, tetapkanlah waktu bagi dirimu yang baru itu untuk melatih cara senyum yang baru, yang lebih segar, yang lebih tulus, dan yang … ooh … berpendar dengan aroma cinta dari hatimu yang sekarang bersih dan lebih damai.

Sekarang, latihlah dirimu untuk memalingkan wajah dan menempelkan pandangan matamu yang anggun ke horizon di kejauhan sana … dalam sebuah ayunan gerak menoleh yang lamban dan elegan.

Sekarang, latihlah otot-otot lembut di wajahmu untuk tersenyum semanis mungkin, sepenyayang mungkin, dengan rona wajah yang penuh kasih, … heninglah sejenak, hanya beberapa detik sebelum bibirmu yang bersungging senyum itu mengeluarkan getar suara yang semerdu-merdunya dari beranda indah di lehermu yang kini terbebas dari ketegangannya.

Kedipkanlah matamu dengan gerakan api lilin yang meliuk manja terhadap belaian semilir angin senja, yang menutup lambat seperti engkau akan tertidur, tapi yang kemudian terbuka lagi dengan kerling mencling yang memanah hati yang tak berpertahanan.

He he he …

Yah … begitu, … tersenyumlah, tergelaklah … ooh adikku, engkau tak tahu betapa aku berbahagia dan haru dalam syukur – melihat wajahmu merekah dengan senyum yang sesungguhnya sesuci hari kelahiranmu.

Sekarang, dalam senyum dan penghormatan yang tulus kepada keindahan dari penciptaanmu di dalam kehidupan ini, tegakkanlah jiwamu dan tegapkanlah badanmu untuk menjadi pribadi yang baru, yang damai karena kekuatannya, dan yang kuat karena keikhlasannya.

Adikku … dengarlah bisikku ini …

Engkau jiwa yang baik.

Berbahagialah.

Mario Teguh – Loving you all as always

 

 

***  Hohoho super sekali pak Mario ^^d

 Kalimat diatas adalah salah satu status dari fans page Mario Teguh di FB, meskipun dalam hal kata-kata pak Mario tergolong suka boros hehehe, tapi memang membuat yang membacanya menjadi terharu kalau mengharukan dan tertawa terbahak-bahak kalau itu lucu , di lain sisi membuat mengangguk-angguk dan senyam-senyum sendiri🙂

 

Nah, hari minggu kemarin (16/10/11) saya berkesempatan menonton penampilan Pak Mario Teguh di Metro TV. Awalnya nggak sengaja melihat status di fanspage yang memberi kesempatan bagi orang-orang yang ingin menonton live acara MTGW yang tayang tiap minggu  malam di Metro. Cukup mengirim email ke alamat yang dicantumkan dan kita akan mendapat tiket balasan via email yang berlaku untuk maksimal 5 orang, dan gratis tidak dipungut bayaran. Tiket itu yang nanti dibawa untuk register ulang. Biasanya  di tiket tertulis bahwa kita diharapkan sudah datang jam 11 siang. Peserta juga diharapkan memakai pakaian formal, atau batik lengan panjang, tidak boleh bersandal japit ria, pakai tank top bagi wanita atau kaos oblong bagi pria. Intinya ni acara adalah formal banget judulnya, kan ntar masuk TV hehehe.

 

Saya dan teman satu kontrakan yang sama-sama memegang satu tiket (padahal kita bisa membawa 8 orang bersama kita huhuhu) memutuskan berangkat dari rumah di Depok pukul 7-8 pagi, mengingat info yang kami dapatkan kalau dari Depok-Jakarta tuh biasanya macet dan memakan waktu 3 jam perjalanan. Entah karena itu hari minggu, atau memang kami emang nggak ngeh sama jadwal macet, eh perjalanan ke Jakarta nggak nyampe 2 jam, termasuk jalan kaki masuk studio TV. Jam 9 (2 jam lebih awal dari waktu yang ditentukan) kami sudah sampai di studio. Karena memang terlalu pagi, maka kami jadi peserta paling awal yang datang. ^^d.

Berikut trayek perjalanan saya (penting !!!)

Jam 7 teng keluar rumah – jalan kaki 6 menit (plus waktu untuk nyebrang margonda yang lumayan padet) – nunggu di depan Detos (setengah jam) – naik Deborah Patas jurusan Kali Deres (1 jam) – turun di Kedoya (butuh waktu 15 menit buat nanya ke mbak-mbak yg lewat dan tukang ojek trayek angkutan umum ke Metro+telpon kawan lama) – Naik Kopaja 16 (5 menit aja) –Tadaaaaaaa nyampe gerbang Metro TV – jalan kaki kurang lebih 1 km buat nyampe studio … hebaaaat bukan buat orang udik yang maen2 ke Jakarta hehehe

 

Studio Metro…lumayan besar, studio tempat syuting MTGW berada di studio utama yang kapasitas penontonnya besar. Yang jadi tanda tanya besar adalah ketika kami masuk ke lobi gedung, langsung disambut dua patung besar dengan pose aneh (sampai sekarang saya masih belum tahu tuh patung karya siapa ….. ). Ada kejadian lucu di ruang tunggu ini, disana tersedia gambar Andy F Noya, presenter KickAndy seukuran normal yang jadi obyek berfoto ria para ibu-ibu calon penonton MTGW hehehe. Nah…pendaftaran ulang dilakukan jam 11 siang, kami cukup menunjukkan print out tiket, dan setelah dicentang maka kami mendapat jatah makan siang 1 kotak, lumayan untuk acara gratisan hehehe.

 

Ternyata acara siang itu agak molor dikit karena Pak Mario memang terlambat datang karena “sesuatu”. Akhirnya acara baru dimulai pukul 1 siang lebih, setelah antri masuk, antri nitipin tas, kami akhirnya masuk studio. Sebelumnya kami diberi kertas polling yang sudah diisi dan diserahkan ke panitia sebelum masuk studio (jadi kalau di acara MTGW ada polling , maka jawaban polling sudah disiapkan lebih dulu dari hasil jawaban peserta).

 

Acara dimulai dengan briefing tentang apa yang do n dont oleh MTSC (crew Pak Mario) . Isinya tentang bagaimana kalau pak Mario masuk (kita harus tepuk tangan sambil berdiri), tips untuk disorot kamera (pandanglah Pak Mario dengan pandangan penuh kekaguman), anjuran agar jangan mengambil gambar pak Mario di tengah acara(Pak Mario punya kebiasaan spontan untuk pose kalau diambil gambar, jadi takut mengganggu acara gituuuu) dan mematikan HP waktu acara dimulai (sinyal HP dapat mengganggu jalannya syuting sodara-sodara).

Setelah Hibram Dunar sang pembawa acara datang maka , kami diberi kesempatan untuk bertanya lebih dahulu,pertanyaan yang bagus, berbobot dan keren itulah yang nantinya akan dipilih untuk jadi pertanyaan saat syuting berlangsung. Jadi setelah pertanyaan yang masuk kualifikasi sudah lengkap maka acara syutingpun dimulailah.

 

Syuting jam 1 dan jam 3 adalah tapping saja dan bukan live, yang live adalah syuting jam 7 malamnya. Sebelum syuting dimulai, ada ritual yang selalu pak Mario lakukan, yaitu menghampiri sang istri, memegang dan mencium kedua tangannya, kemudian bu Lina akan memegang kedua pipi Pak Mario, mereka akan saling berpandangan mesra, adegan selanjutnya adalah pak Mario akan mencium kening istrinya dan berkata “wish me luck”. Deuuuuuuuuuuu romantis amir euy …..

 

Seebelum semua dimulai pak Mario biasanya akan berdiri diam di panggung membelakangi penonton untuk berdoa, kemudian mengajak semuanya berdiri untuk berdoa bersama-sama. Setelah usai maka pengambilan sebenarnya dimulai. Semua terdiri dari 5 segmen, ditiap jeda istirahat per segmen, pak Mario selalu berkeliling menyapa semua yang hadir, bersalaman dan menegur, atau menyempatkan menjawab pertanyaan mereka, so humble n  hospitality deh pokoknya ……. kadang dan selalu juga menyempatkan diri berbincang dengan Ibu Lina yang memang diberi tempat duduk di depan🙂

 

Ada beberapa hal menarik yang bisa kita lihat kalau menonton MTGW live, salah satunya adalah lebih bahagia, karena ternyata Pak Mario adalah orang yang super atraktif dan lucu, seringkali kami tergelak dan terbahak-bahak karena kejadian lucu yang terjadi, bukan hanya faktor pak Mario saja yang lucu, tapi juga penontonnya yang heboh (kebetulan salah satu penonton yang hadir dan bertanya adalah Toyib ….tau lagu Bang Toyib kan ??? itulah mengapa dia jadi orang terkenal hari itu hehehe). Pak Mario juga gak pernah di re-make up di panggung selama acara pengambilan gambar n tetap cling, padahal si Hibram Dunar kudu bolak-balik dibedakin selama syuting berlangsung hehehe.

 

Taping pertama dan kedua penontonnya lumayan memenuhi studio, namun giliran live ternyata beberapa sudah pulang, sehingga kesempatan untuk di depan jadi lebih terbuka🙂

 

Pulang dari Metro TV lumayan malam, jam 8 waktu itu. Trayek pulang ternyata berbeda jauh dari perginya.

Ini perjalanan pulang kami (sangat penting disimak)

Jam 8 keluar studio – jalan kaki ke jalan utama (10  menit kira-kira) – naik angkot 09 ( 20 menit) – Busway ke Lebak Bulus (40 menit _jauuuuuh_ ) – Naik deborah kecil (pas berangkat , untuk ini waktunya 1 jam sendiri plus ngetem-nya) – turun di Terminal Depok karena kami ketiduran hehehe – naik angkot balik (10 menit) – jreng…jreng…nyampe rumah jam stengah sebelas malam. Super !!!!! ^^d

 

Ada beberapa tips kalau anda berkesempatan menonton MTGW live :

  1. Kalau bisa datang on time aja, datang lebih awal bikin capek🙂
  2. Nggak perlu bawa bekal, kita akan dapat makan siang, snack sore dan makan malam (konsumsi terjamin)
  3. Pakai pakaian yang disarankan (bapak-bapak yang pake baju batik lengan pendek aja disuruh duduk dibelakang yang pastinya gak akan disorot kamera)
  4. Kalau bisa pakai baju yang setelannya formal, yang pria pakai hem dan jas plus dasi (dipastikan akan diminta duduk di depan), eye-catching, warna yang pas dan dandanlah se-elegan mungkin (kameramen suka nih yang nyorot kayak gini hehehe)
  5. Bertanyalah …kalau perlu siapin pertanyaan yang top dari rumah sesuai tema (anda akan beruntung dan pasti disorot kamera kalau bertanya _bisa pamer masuk tipi J )
  6. Kalau saya …..saya masih ingin nonton lagi dengan menerapkan tips2 diatas hohoho.

 

2 thoughts on “MTGW live ^^d

  1. alhamdulillah tidak, karena berdasarkan petunjuk dari banyak orang🙂 * teman, supir, tukang ojek dll hehehe
    kita malah nunggu kesempatan berikutnya, bikin ketagihan nih nontonnya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s