Nulis serius

Saya adalah tipikal orang yang serius , tapi lebih mudah nulis hal yang nggak serius, jadi apa memang tepat kalau saya orang yang serius ? Nah … makanya saya akan mencoba nulis tema yang serius, simak dengan serius ya postingan inišŸ˜€

Se jarah hanya mengenang orang-orang yang tertulis, atau apa yang mereka tulis. Apabila seseorang tersebut mempunyai kontribusi besar pada dunia, maka dunia akan menulisnya. Namun yang ditulis oleh orang untuk dunia akan membuat dunia mengenangnya.

Florence Nightingale, The Lady With The Lamp, sosok wanita yang dikenal dalam dunia keperawatan sebagai pelopor di bidang keperawatan menjadi tokoh dalam dunianya karena essay ilmiah pertamanya mengenai keperawatan denganĀ modern nursing-nya. Florence Nightingale dikenal sebagai perawat dan teoris pertama yang memiliki body of knowledge keperawatan. Nigtingale menekankan fokus intervensi keperawatan adalah membuat lingkungan yang kondusif bagi manusia untuk hidup sehat. Sebagian besar dari pemikiran Nightingale masih relevan dengan pendidikan keperawatan diIndonesiaĀ pada masa sekarang maupun yang akan datang.Ā Namun apabila kita telusuri lebih lama lagi, sebenarnya dalam islam juga muncul tokoh Rufaidah Binti Sa’ad. Kenapa dunia lebih mengenal sosok Florence daripada Rufaidah ??

Rufaidah binti Sa’ad memiliki nama lengkap Rufaidah binti Sa’ad Al Bani Aslam Al Khazraj, yang tinggal di Madinah, dia lahir di Yathrib dan termasuk kaum Ansar (golongan yang pertama kali menganut Islam di Madinah). Ayahnya seorang dokter, dan dia mempelajari ilmu keperawatan saat bekerja membantu ayahnya. Dan saatĀ kotaĀ Madinah berkembang, Rufaidah mengabdikan diri merawat kaum muslim yang sakit, dan membangun tenda di luar Masjid Nabawi saat damai. Dan saat perang Badr, Uhud, Khandaq dan Perang Khaibar dia menjadi sukarelawan dan merawat korban yang terluka akibat perang. Dan mendirikan Rumah sakit lapangan sehingga terkenal saat perang dan Nabi Muhammad SAW sendiri memerintahkan korban yang terluka dirawat olehnya. Pernah digambarkan saat perang Ghazwat al Khandaq, Sa’ad bin Ma’adh yang terluka dan tertancap panah di tangannya, dirawat oleh Rufaidah hingga stabil/homeostatis. 5)(Omar Hassan, 1998)Ā http://bestifyna04.multiply.com/journal/item/23

Karena dokumentasi tentang Rufaidah tidak dapat terlacak, menjadikan dunia lebih mengenal Florence Nightingale sebagai tokoh keperawatan, yang mungkin saja lebih dikarenakan konsep keperawatan modern yang mengadopsi literature barat.

Bagimanapun ketiadaan literatur tidak hanya menghilangkan jejak seseorang, namun juga bisa menghapuskan perannya bagi dunia.

Apakah kita tidak ingin mencatatkan sejarah kita ??? maka menulislah, jangan hanya menjadi pengarang, karena dengan menulis kita akan membuat dunia mengenal kita

Nah…. mulai saat ini saya akan memulai belajar menulis (serius) doakanšŸ™‚

 

o ya apakah yang diatas sudah termasuk tulisan yang serius ?? kalau belum, coba serius dulu mengamatinya , pasti nanti jadinya serius *edisi maksa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s