Tentang Pernikahan ^^d _Rejeki Kami_

“Ternyata kekhawatiran saya tidak beralasan. Dengan menikah, bukan berarti rizki saya terbagi dua. Tapi kami tetap mempunyai rizki masing-masing. Subhanallah … saya dan istri juga tak pernah bisa mengira, rizki itu datang dari jalan yang tidak terduga”

Kalimat itu meluncur dengan intonasi tegas dan jelas dari laki-laki disamping saya _saya jadi merinding mendengarnya :)_. Dia teman saya di kampus, meskipun tidak satu jurusan peminatan, namun kami selalu satu kelas di 3 mata kuliah. Waktu itu kami sedang dalam perjalanan pulang ke Depok dari suatu agenda kampus di Jakarta. Selama ini kami sebenarnya jarang berkomunikasi, namun karena perjalanan sore itu membuat kami duduk bersama di bis, seluruh cerita mengalir tanpa disadari.

Dia juga masih muda (sama dengan saya🙂 ), tapi sudah menikah (nah yang ini tidak sama lagi dengan saya *huks). Awalnya kami hanya bercerita soal materi kuliah, kemudian merembet ke masalah beasiswa (umum jadi topik mahasiswa lansia seperti kami). Teman saya mendapatkan beasiswa untuk biaya kuliahnya, namun umumnya mahasiswa yang sudah berkeluarga (apalagi dia kepala keluarga) kuliah dengan beasiswa bukan tanpa beban. Di satu sisi, dia juga punya kewajiban untuk memberi nafkah keluarganya.

Bukan tanpa perjuangan saya ada disini” dia melanjutkan ceritanya.
Saya memutuskan untuk kuliah lagi juga bukan hal yang mudah. Saya memutuskan menikah bulan Desember tahun kemarin, 2 hari kemudian saya mendengar kabar diterima di UI. Ketika telah menikah, berarti kewajiban saya bukanlah untuk diri sendiri, ada istri yang juga harus saya perhatikan hak-haknya. Oleh karena itu ketika saya memutuskan untuk hijrah ke Jakarta, berarti saya juga harus memutuskan untuk mencari pekerjaan baru disana. Dan karena banyak pertimbangan akhirnya saya meminta keringanan untuk mundur satu semester. Jadi saya masuk semester berikutnya”

Ketika telah pindah, hal berikutnya yang saya perjuangkan adalah pekerjaan. Dari awal saya sudah meminta agar istri saya tidak bekerja agar focus pada keluarga. Alhamdulillah kami diberi anugerah, tak lama setelah menikah istri saya hamil. Yang terberat adalah waktu saya mencari kerja, dari 3 lamaran yang saya kirim, saya tidak mendapat panggilan dari ketiganya. Ketika suatu saat saya berhasil dipanggil kerja, mereka keberatan kalau saya mengambil kuliah lagi. Dan ketika waktu semakin mendekati deadline masuk kuliah dan semua hal berat secara financial untuk kami, Subhanallah saya mendapat beasiswa ini, dan juga pekerjaan. Dan yang saya tidak habis pikir, kalau dihitung secara matematika, apa yang kami punya sebenarnya tidak cukup untuk hidup kami di Jakarta, namun ternyata rejeki Allah memang tak bisa dihitung dengan bilangan matematika, entahlah, hidup kami cukup, bahkan secara logika ….. pendapatan saya yang mestinya terbagi dua karena istri saya tidak bekerja, tapi entahlah…selama ini saya merasa kami punya rejeki sendiri-sendiri, sampai saat ini Alhamdulillah tidak ada kesulitan yang berarti” teman saya mengakhiri ceritanya dengan senyum terkembang.

Ah…entahlah, hal itu membuat saya terharu *mewek

Benarlah ketika Allah menyerukan untuk menikah pada para hambaNya yang telah mampu untuk menikah, mampu bukan berarti kaya lo ya , karena Allah telah menjanjikan bahwa Dia menjamin rejeki orang yang menikah.

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32)”

Jadi apa yang menjadi alas an bagi kita untuk menundanya ?

Dan kalaupun Allah masih belum mengijinkan setelah ikhtiar kita lakukan, itu karena Allah sajalah yang mengerti kapan waktu yang tepat (ini menjelaskan ……… *kondisi penulis hehehe)

Jadi , apakah masih ada pertanyaan harus kaya dulu untuk menikah ?? jawab ndiri deh

2 thoughts on “Tentang Pernikahan ^^d _Rejeki Kami_

    1. saya sudah menjawab kok *dalam hati saya berdoa semoga Allah mberi kelapangan rejeki bagi semua sahabat yang telah menikah , dan kemudahan bertemu dengan belahan jiwanya bagi yang belum menikah🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s