Rokok >_<

Menyoal Rokok ? Kenapa ?

Beberapa hari yang lalu, dalam sebuah perbincangan ringan dengan salah seorang sahabat ……..

Sahabat saya mengatakan Indonesia top banget di media online karena memiliki perokok paling muda di dunia (sejak usia 2 tahun sudah menjadi perokok aktif). Dan tidak hanya itu, industri rokok di Indonesia menjadi salah satu penyumbang terbesar keuangan di negara, pemegang dana terbesar kegiatan-kegiatan publik semisal olahraga dan musik, dan tidak dipungkiri bahwa rokok telah menjadi budaya pergaulan sebagian masyarakat negara kita. Gak merokok nggak gaul kata bapak-bapak hehehe

Bahaya Merokok ??? itu sih sudah banyak yang tahu. Tapi herannya tidak bisa efektif menekan jumlah perokok di Indonesia. Meskipun peringatan bahaya merokok sudah dipasang dimana-mana, dari mulai poster mengerikan*biasanya dipasang di Puskesmas, akhirnya gak efektif juga, lah mereka udah kadung merokok :)* dan penyuluhan, bahkan tulisan relatif besar di bungkus rokok, tetap saja para perokok itu enjoy aja🙂. Lah…mungkin bagi mereka memang nikmat, tapi malah bahaya orang-orang di sekitar mereka yang lebih besar tidak mereka pedulikan😦.

A : Setiap tahun, rata-rata 100 orang telah berhenti merokok
B : Oh ya ? bagus dong.
A : Nggak juga
B : Kok bisa ?
A : Karena mereka yang berhenti itu mereka yang mati karena rokok
B : -_-‘

Kendali publik saya rasa memiliki peranan penting untuk meminimalisir para perokok di tempat umum. Keberanian menegur para perokok yang cuek merokok di angkutan umum, sekolah maupun tempat-tempat umum lainnya lumayan efektif membuat perokok itu ngacir. Begitu juga dengan kebijakan peraturan, semisal denda Rp 50.000 bagi mereka yang ketahuan merokok di kampus, kalau bukan kita yang melaporkan siapa lagi hehehe.

Nah…kalau jumlah perokok bisa diminimalisir, masalah selanjutnya adalah jumlah industri rokok yang menjamur di Indonesia. Mulai dari pabrik besar hingga yang skala industri rumah tangga. Bukan apa-apa, sektor industri rokok banyak menyerap tenaga kerja khususnya perempuan. Kalau industri ini lumpuh, maka tak pelak lagi juga akan mematikan sumber pencaharian mereka. Belum lagi para petani tembakau yang melimpah jumlahnya. Lalu …. lalu……????

Mungkin, kita harus membuat pabrik tembakau yang produknya bukan rokok kali ya ??? tentu dengan omset yang tak kalah menguntungkan🙂

Yah…di luar negeri saja masalah rokok ini sudah bisa diatasi, jadi bukan tidak mungkin di negara kita nggak bisa
Sebagai gambaran *Amerika negara asal Marlboro* : iklan rokok disana tak ada sama sekali di tempat umum, alias gak ada ajakan untuk merokok hehehe, harga rokok disana juga cukup menguras kantong, jadi mending beli makan deh daripada beli rokok🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s