Ketika akhirnya ……

Persahabatan adalah ….. hmmm seberapa banyakpun kita mencoba mengungkapkan artinya dengan kata-kata, maka tak akan pernah ada habisnya kata yang akan kita gunakan untuk menggambarkan betapa indahnya, kuatnya, bersinar, dan manisnya dia. Tentu saja tidak semua pertemuan dan janji bersama bisa disebut persahabatan. Dia mungkin hadir saat pertama kali bertemu pandang, namun kemudian waktu akan membuatnya tumbuh dan berkembang. Seperti sebuah benih di padang hijau. Tumbuh perlahan di bawah sinar matahari, saat hujan dia basah oleh air mata; bagaimanapun itu akan membuatnya semakin kuat dan tumbuh sempurna, saat pagi dia bersinar sebening embun; menyilaukan tiap mata yang memandang, Ah…janji itu meskipun kata-katanya akan hilang atau terhapus dalam ingatan, tapi percayalah sebuah janji dalam hati akan selalu kau ingat ketika kita berdekatan. Karena sejatinya ketika kita bertemu, jiwa-jiwa kita saling berpeluk karena sebuah ikatan yang bernama PERSAHABATAN.
Meskipun jarak merupakan batas pemisah yang nyata , tapi waktu akan menumbuhkan rindu diantara kita, sehingga dia akan makin indah saat pertemuan tiba.

Dulu … sepertinya kita pernah membayangkan bagaimana seandainya kita tinggal di daerah yang berbeda, mungkin tidak akan ada banyak waktu bertemu, atau mungkin kita hanya akan bertemu sekali dalam setahun. Padahal biasanya kita selalu bersama.
Sekarang ….. ternyata kita memang akan terpisah jarak yang lumayan jauh, aku disini, engkau disana …..😛

Dimanapun kau berada ……. yah semoga disana, disini, dimanapun kau berada, aku selalu ada di hatimu dan menemanimu🙂

Rully………..semoga selalu sehat dan bahagia disana, bagaimanapun jarak yang ada diantara kita tidak hanya daratan kini, sebuah perjalanan yang ditempuh dengan waktu 1 jam lewat udara dan 24 jam menyeberangi lautan. Meskipun jarak semakin tak terlipat …. Tapi setidaknya kita akan bisa memiliki variasi tanya yang berbeda. Tentang hujan, tentang matahari, tentang angin, tentang ladang, tentang sapi-sapi🙂 dan banyak lagi…pastinya segudang cerita akan mengalir lebih daripada ketika kau masih ada disini …………… I love youuuuuuuuuuuuuuu

*******

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah kenegeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tertinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anah panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan
(Mutiara kata dari Imam Syafi’i dalam Buku Negeri 5 Menara)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s