Edisi Bik Sum: Si Bawel Yang Ga Suka Kucing Bawel

Oh, No… Jam berapa ini?” Aku masih menggeliat diatas kasur tidurku yang empuk sambil melirik ke atas jam dinding..

Oh  my God! Udah jam setengah enam pagi…” dengan sekejap aku langsung melirik ke arah abi yang juga masih tertidur pulas disampingku. Cepat-cepat aku segera membangunkan abi, khawatir kalau dia belum sholat subuh. Kalau aku sendiri masih libur, biasa rutinitas bulanan para wanita.. tapi buat abi ga adakata-kata libur. Hasshhh.. ini pasti gara-gara kami yang tidur terlalu malam tepatnya jam setengah dua belas. Rutinitas seperti ini setiap subuh yang pasti adalah kewajiban kami sebagai pasangan suami-istri saling mengingatkan dalam menjalankan ibadah kepada Allah.

“Bi.. Abi.. “ ucapku pelan

“Bi.. Abi..” mulai agak kencang sembari menggoyang-goyangkan badannya..

Menggeliat sebentar..

(“Ini yang ketiga dan semoga yang terakhir”, gumam ku dalam hati..)

“Bi.. Abi.. Lihatlah jam itu..” tanganku sudah menunjuk ke arah jam dinding diikuti oleh lirikan mata abi yang masih merem-melek.. hihihi..

“ Abi sudah sholat subuh kah?” tanyaku pelan yang hanya disambut gelengan kepala..

Tanpa basa-basi segera kusuruh abi menunaikan ibadahnya untuk mengawali hari ini. Dengan sigap abi langsung berdiri setelah melihat jam yang tampaknya sudah ga bisa ditunda-tunda lagi.. tepatnya jam lima lewat..

Yaaaahhh.. begitulah suasana pagi ini..

Tapi tunggu dulu.. sepertinya di luar kamar ada yang beda.. Kenapa suara Mama Dedeh hanya sayup-sayup terdengar dari televisi, biasanya Bik Sum (pembantu kami) ga mau tahu selalu menyetel acara favoritnya ini dengan suara double stereo layaknya nonton bioskop.. “there was something wrong with her..” pikirku.

Setelah abi selesai sholat, gantian aku yang keluar kamar membuatkan segelas milo dingin kesukaan abi dan milo hangat untukku.. Ga ketinggalan akupun menyiapkan hati untuk menghadapi ulah bik Sum yang selalu tidak terduga saban harinya.. Hmmmm.. ada-ada saja pembantuku yang satu ini.. Mau bagaimana lagi, dia adalah pembantu lawas yang sudah dianggap sebagai anggota keluarga dan paling sayang ama suamiku. Jadi, aku yang harus selalu maklum dengan setiap polah tingkahnya yang kadang bikin geregetan… Itulah gambaran bik Sum untukku..

Kulangkahkan kaki ini dengan basmalah.. Maaf bukannya lebay tapi keadaannya memang ga bisa dibayangkan hanya dengan perkataan, maka untuk menghadapi situasi apapun aku mulai bertawakal kepada-Nya, Allah Rabbul Izzati..

“Awas ya.. Jangan dibuka pintu belakang.. Kucingnya bawel” Ujar bik Sum yang menyambutku dengan celotehannya pagi ini..

“Ohh.. iya.” Aku berusaha menanggapi sedatar mungkin agar interaksi dengan bik Sum tidak berkepanjangan. Jujur saja aku mulai enggan berlama-lama dengan nya bahkan hanya untuk sekedar mengobrol. Habisnya kita ga pernah bisa se-visi.

“Itu bukan koplak (Kucing yang biasa ke rumah).. Ini beda.. yang ini selalu mengeong-ngeong tanpa henti.. Hadduuhhh.. pusing dengerin suaranya.. Walaupun udah dikasih makan, tetep mengeong. Ga ngerti apa maunya.. Kucing ini emang bawel. Aku ga suka. Habisnya dia serasa selalu kurang.. meski sudah dikasih makan tetep mengeong.. Aku jadi benci dengannya..” Semakin panjang celotehan bik Sum tanpa ditanya..

Aku hanya bisa bergumam dalam hati, “ Hello.. Don’t you know.. cara kucing berbicara emang mengeong kali’, seandainya kucing ini bicara pakai bahasa kita ku jamin pasti bik Um langsung pingsan. If  u know actually kamu tuch lebih bawel dari kucing ini.. Ga sadar diri  banget sih.. Bahkan kucing dijadiin sasaran musuh, kenapa sih??? Takut kesaingan yah tingkat kebawelannya….” sambil tertawa garing sembari menatap bik Sum yang masih mengomel..

“Maya kenapa tertawa?” Menatapku dengan pandangan yang ga enak.. Spontan akupun langsung menjawab, “ Ahh.. enggak.. cuman lucu ajah liat kucing itu..” berusaha mencairkan ketegangan diantara kami sembari terus mengaduk milo dalam gelas. Hehehe..

Melihatku tertawa geli, suamiku ikut nimbrung dalam obrolan pagi kami (aku dan bik Sum). “yahh.. kucing ini muncul lagi setelah sekian lama. Kucingnya sama dengan si Koplak, mams cuman dia lebih kurus.. Memang begitu.. selalu mengeong dia, kalau si Koplak mah ga pernah seheboh dia.. Makanya kami memberi nama si Bawel.” Ucap abi menjelaskan tentang si Bawel sambil menatap bik Sum dan aku..

Bik Sum langsung menyahut,” Iya nihhhh.. Napa sih muncul lagi.. Aku ga suka ngedengerinnya… capek ngeong-ngeong mlulu tanpa henti.. ga bisa berhenti apa???”

Bicara seperti itu terus menerus, berulang-ulang membuat jengah yang mendengar… hmmm.. selalu seperti itu.. sadar ataupun tanpa disadari..Aku tetep tersenyum dan tertawa ringan.

Kalau aku hanya bisa berkomentar dalam hati saja karena jika ditanggapi seringnya malah menimbulkan ketegangan yang berbuntut lama.. terlalu beresiko.. yahh.. beginilah nasib orang baru harus pintar-pintar melihat sikon dan memposisikan dirinya.. not try to hard anymore.. capek semuanya.. hehehe..

Hmmm.. Si Bawel yang ga suka denger kucing bawel..

Seandainya dia mau bercermin, tentulah hidup terasa lebih ringan..

Menghadapi orang yang ga tahu bahwa dirinya ga tahu memanglah Susah-susah dan hanya sedikit gampangnya. Karena sejatinya, yang harus dijaga dari tajamnya lidah adalah luka yang mungkin muncul akibat goresannya pada perasaan yang terdalam.

Maka benar sekali dikatakan bahwa, Diam itu adalah Emas. Karena terlalu menilai juga endingnya ga bagus, sok tahu dan merasa yang paling benar juga perlu dihindari. Maka solusi praktis adalah diam dan enjoy ajah..

Pelajaran berharga yang kudapat dari lika-liku kehidupan ini adalah bahwa tidak semuanya dapat ditengahi, tidak semua orang mampu menjadi penengah.. Hhhhhmmmm…

Yang terpenting adalah bagaimana kita terus berupaya menikmati jalan kehidupan ini dengan semangat Jadikan Hidup Lebih Hidup Dengan Ridho Allah. Karena Allah lah tujuan dari semua peri kehidupan yang kita jalani…

-Tamat-

 

One thought on “Edisi Bik Sum: Si Bawel Yang Ga Suka Kucing Bawel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s