Barisan harap

Angka di kalender selalu menuakanmu dalam bilangan umur, meninggalkan jejak dalam tiap lembar yang kau buang tahun demi tahun
Ketika sederet harapan mengiringi angka-angka itu menuju kotak waktu yang gelap terkunci
Toh semua akan selalu sama akhirnya, tak peduli apakah doamu mengalir semakin cepat, semakin lambat , semakin mengharu biru, semakin keras mengetuk pintu Tuhan
Hanya untuk mendapat jawaban , bilakah Ia memberikan ijin kapan waktunya untuk berhenti

Sederet tanya yang selalu disematkan di akhir doa untukmu, mengalir bagaikan air yang kalut
Semakin lama semakin deras, tak kau sadar menghanyutkanmu
Kau berputar dalam arus yang sama ketika mereka mengenalmu dan harapan itu bersembunyi dalam tanya yang tak pernah absen mengiringi di setiap detik yang kau habiskan bersama.

Sesederhana itu mereka memberikan panduan, menawarkan berbagai jalan dan arah kemana kau harus berjalan, dan ketika kau putuskan untuk ikut disaat itu pula mereka turut menghilang, meninggalkanmu terpaku karena ternyata semua yang mereka tawarkan tak pernah ada.

Sesungguhnya tanya yang selalu berputar dalam hidupmu, adalah Tanya yang sama dengan mereka, dan kau terlalu lelah untuk memberikan jawaban yang sama, jadi menunggulah ……….

_Depok, menjelang ……_

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s