Hak Anak

” Ayah … nanti keretanya jam berapa ? ”
” Jam setengah 3 di tiketnya ”
” Trus nyampe ruma uti jam berapa ayah ?”
” In syaa Allah jam 7 malem ”
” Trus …berarti nant gak bisa shalat ashar ya yah, apa shalatnya di kereta ?”
” Nant kita shalatnya di jama’ dhuhur sama ashar di mushola stasiun ”
” Di jama” itu kayak apa yah ”
” Nant kita shalat dhuhur trus disambung shalat ashar barengan waktu dhuhur, shalat dhuhur dulu 4 rakaat trus lanjut shalat ashar 4 rakaat”
“Bisa begitu yah ? kalau nant maghribnya gimana yah ? kok nggak dijamak juga ? ”
” Yang boleh dijamak itu dhuhur sama ashar, kalau maghrib nant sama isya’, ada gandengannya, kalau shubuh nggak boleh di jama'”
“Kenapa yah, kok shubuh nggak boleh ?”
” Karena memang aturannya begitu, nant kita shalat maghrib digabung sama isya’ d stasiun deket rumahnya uti”
” trus ….nant berapa lama yah di rumah uti ”
……………………………………………

Percakapan ayah dan anak yang kira2 usianya baru 6-7 tahun itu menyita perhatian saya, kami sedang dalam angkot yang sama waktu itu. Dialog yang pintar, kombinasi anak cerdas yang selalu penasaran dan penjelasan ayah yang mengena . Mungkin ayahnya guru (kan guru pintar menjelaskan🙂 )

Saya kagum dengan anak laki-laki tersebut, di usianya yang masih muda, yang ditanyakan adalah tentang ibadah. Saya langsung teringat ceramah ustadzah di pengajian tempat kerja beberapa jam yang lalu

…………..
Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa, kenapa ?
Karena bulan tersebut Allah mengobral pahala besar-besaran.
Bahkan seandainya semua pahala anda habis di hari perhitungan karena banyaknya dosa, maka hanya dengan pahala puasa ramadhan, anda masih bisa masuk surga
Eh……apa anda berpikir, masak dosa saya sebegitu besarnya ? sampai bisa ngabisin pahala ibadah seumur hidup ?
Jangan salah ibu-ibu … (Ustadzah tersenyum)
Berbuat dzhalim itu adalah dosa, anda berpikir nggak pernah berbuat dzhalim ?? (hadirin menggeleng)
Hmm…mari kita bahas masalah dzhalim, berbuat dzhalim itu berarti hampir sama dengan berbuat tidak adil, atau tidak memeberikan sesuatu sesuai dengan tempat atau haknya, contoh kecil saja….apa anda pernah berbuat dzhalim terhadap anak anda ? (semua menggeleng kembali)
Mungkin anda berpikir, bahwa dengan memberikan baju dan semua keperluannya anda telah berbuat adil kepada anak anda ?
Bagaimana kalau saya katakan bahwa salah satu hak anak yang harus dipenuhi orang tua adalah mengajarkan kepadanya untuk mencintai Allah dan Rasulnya, apakah sudah ? (semua menggeleng lagi)…apakah anda yakin hak itu sudah diberikan ? (tak lagi cukup dengan menggeleng, semua jama’ah yang mayoritas ibu2 pun langsung menunduk dan beristighfar)

…………………………

Saya kagum….sekali lagi kagum
in syaa Allah, bapak yang saya temui di angkot itu sudah menanam memberikan hak anaknya untuk mencintai Allah,RasulNya dan Islam

Semoga ….. saya , kita bisa begitu Aaminn

@ Malang, Catatan Menjelang Ramadhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s